Sabar dalam konteks Islam adalah salah satu dari sifat mahmudah yang perlu dan mesti wujud dalam diri setiap umat manusia Nabi Muhammad SAW, ini kerana sifat sabar ini adalah perkara asas dalam akhlak Agama Islam, bahkan ia juga ibu kepada segala akhlak di dunia
Kesabaran ialah kunci kehidupan bagi seluruh makhluk alam ciptaan Allah Yang Maha Berkuasa.
Bersabar adalah bukan hanya tentang menahan amarah,
namun di dalamnya terkandung maksud untuk membengkokkan kerasnya gengsi,
dan menyadari bahwa diri hanyalah seorang hamba yang harus belajar
minta maaf, dan mengajarkan hati dalam luasnya memaafkan.
Nabi Muhammad Saw
Satu-satunya rasul Allah yang diutus untuk semua ras dan golongan adalah nabi Muhammad saw. Karena itu ajarannya sangat universal; tidak hanya tentang ibadah dan keakhiratan, namun juga urusan-urusan diniawi yang mencakup semua sisi kehidupan manusia, mulai dari masalah makan hingga urusan kenegaraan. Namun demikian, masih banyak orang yang buta terhadap pribadi dan kehidupan beliau. Akibatnya, mereka terhalang untuk melihat dan merasakan kebenaran yang dibawanya.
Pada lembaran ini penulis mencoba memperkenalkan Nabi Muhammad saw secara singkat dari beberapa sisi, dengan harapan dapat bermanfaat dan membantu kita semua.
Hati-hati menggunakan kata Israel (judul asli "Yahudi Bukan Israel")
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan kepada kita, agar selalu
menjaga lisan. Anggota badan yang satu ini, bisa jauh lebih berbahaya
dari pada tangan dan kaki. Karena lepas kontrol lisan, bisa menyebabkan
dia terjerumus ke neraka jahanam. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan,
Sesungguhnya ada seorang hamba mengucapkan satu kalimat yang mendatangkan murka Allah, diucapkan tanpa kontrol akan tetapi menjerumuskan dia ke neraka.” (HR. Bukhari 6478)
وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللَّهِ لاَ يُلْقِى لَهَا بَالاً يَهْوِى بِهَا فِى جَهَنَّم
Sesungguhnya ada seorang hamba mengucapkan satu kalimat yang mendatangkan murka Allah, diucapkan tanpa kontrol akan tetapi menjerumuskan dia ke neraka.” (HR. Bukhari 6478)
Yahudi dalam Prespektif Al-Quran
Yahudi
adalah agama samawi (yang berdasarkan wahyu dari Allah), agama ini ada
sekitar 2000 tahun sebelaum agama Islam turun. Kitab sucinya adalah
At-Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa As. Ada beberapa pendapat
mengenai asal kata yahudi, diantaranya yang paling mendekati kebenaran
adalah bahwa kata yahûd diambil dari kata hâda yahûdu yang berarti
raja’a yarji’u (kembali), makna ini dikuatkan dengan Al-Quran, Surat Al
A’raf, ayat 156, Innâ hudnâ ilaîk, artinya sesunggguhnya aku (Musa)
telah kembali kepadamu. Ayat ini menjelaskan bahwa kedatangan Nabi Musa
As kepada kaumnya untuk memngembalikan mereka ke jalan yang benar.Rasulullah Berdoa Mohon Perlindungan Dari Hal-Hal Berikut
Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga terlimpah kepada
Rasulullah, kepada keluarganya, kepada para sahabatnya dan orang-orang
yang mengikutinya hingga hari Kiamat, amma ba’du:
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ:
“أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَدْعُو،
فَيَقُولُ: اللَّهمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى، وَالْعَفَافَ
وَالْغِنَى”
Asal Usul Yahudi dan Tanah Palestina
Sejarah Yahudi
Nabi Ibrahim as dilahirkan dan tumbuh di negeri Babilonia, suatu negeri yang pada saat itu penduduknya melakukan berbagai bentuk kemusyrikan, seperti menyembah batu, berhala, bintang. Semua penduduknya pada saat itu mengingkari Allah swt kecuali Ibrahim, istrinya dan keponakannya (Luth).
Berbagai upaya dilakukan olehnya untuk mendawahi mereka agar menyembah Allah swt termasuk terhadap ayahnya sendiri dengan menjelaskan kepada mereka bahwa apa yang mereka sembah tidaklah bisa memberikan manfaat ataupun mudharat sedikit pun.
Ketika Ibrahim merasa bahwa da’wahnya kurang disambut maka mereka berpindah ke negeri Syam (Palestina) dan menetap di daerah Nablus. Dan pada saat Palestina diterpa musibah kelaparan dan biaya hidup begitu tinggi maka mereka berpindah ke negeri Mesir. Dari Mesir mereka kembali lagi ke Palestina.
Nabi Ibrahim as dilahirkan dan tumbuh di negeri Babilonia, suatu negeri yang pada saat itu penduduknya melakukan berbagai bentuk kemusyrikan, seperti menyembah batu, berhala, bintang. Semua penduduknya pada saat itu mengingkari Allah swt kecuali Ibrahim, istrinya dan keponakannya (Luth).
Berbagai upaya dilakukan olehnya untuk mendawahi mereka agar menyembah Allah swt termasuk terhadap ayahnya sendiri dengan menjelaskan kepada mereka bahwa apa yang mereka sembah tidaklah bisa memberikan manfaat ataupun mudharat sedikit pun.
Ketika Ibrahim merasa bahwa da’wahnya kurang disambut maka mereka berpindah ke negeri Syam (Palestina) dan menetap di daerah Nablus. Dan pada saat Palestina diterpa musibah kelaparan dan biaya hidup begitu tinggi maka mereka berpindah ke negeri Mesir. Dari Mesir mereka kembali lagi ke Palestina.
Doa Sebelum dan Bangun Tidur
DOA SEBELUM TIDUR 01
BISMIKA ALLOHUMMA AMUUTU WA A_HYAA.
Dengan menyebut namaMu Ya Alloh aku akan mati (tidur) dan akan hidup (bangun)
رواه البخارى
(HR. Al-Bukhori)
BISMIKA AMUUTU WA A_HYAA.
Dengan menyebut namaMu aku akan hidup (bangun) dan aku akan mati (tidur)
بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوْتُ وَأَحْيَا.
BISMIKA ALLOHUMMA AMUUTU WA A_HYAA.
Dengan menyebut namaMu Ya Alloh aku akan mati (tidur) dan akan hidup (bangun)
رواه البخارى
(HR. Al-Bukhori)
DOA SEBELUM TIDUR 02
بِاسْمِكَ أَمُوْتُ وَأَحْيَا.
BISMIKA AMUUTU WA A_HYAA.
Dengan menyebut namaMu aku akan hidup (bangun) dan aku akan mati (tidur)
رواه البخارى5837
(HR.
Al-Bukhori no.5837)
BANGUN TIDUR
BANGUN TIDUR
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى أَحْيَانَا
AL_HAMDU
LILLAHIL LADZII A_HYAANAA
Segala puji bagi Alloh yang telah membangunkan kami
Segala puji bagi Alloh yang telah membangunkan kami
بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْر
BA'DA MAA
AMAATANAA WA ILAIHIN NUSYUUR
setelah menidurkan kami setelah mematikan aku dan hanya kepada Alloh tempat kembali
setelah menidurkan kami setelah mematikan aku dan hanya kepada Alloh tempat kembali
رواه البخاري 5837
(HR.
Al-Bukhori no.5837)
Doa Sebelum dan Sesudah Makan atau Minum
DOA SEBELUM MAKAN & MINUM 01
اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْماَ رَزَقْتَنَا
ALLOHUMMA BAARIK LANAA FIIMAA
ROZAQTANAA
Ya Alloh berkahilah pada makanan yang telah Engkau rizkikan pada kami
Ya Alloh berkahilah pada makanan yang telah Engkau rizkikan pada kami
وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
WA QINAA
ADZAABAN NAAR
dan jagalah kami dari api neraka
dan jagalah kami dari api neraka
بسم الله الرحمن الرحيم
BISMILLAAHIRRO_HMAANIRRO_HIIIM
Dengan menyebut Asma' Alloh yang Maha Pengasih lagi
Dengan menyebut Asma' Alloh yang Maha Pengasih lagi
رواه أبو داود
(HR Abu Dawud)
& Kitab Al-Adzkaar An-Nawawy halaman 205
DOA SEBELUM MAKAN & MINUM 02
& Kitab Al-Adzkaar An-Nawawy halaman 205
DOA SEBELUM MAKAN & MINUM 02
بسم الله, اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْماَ رَزَقْتَنَا
BISMILLAH, ALLOHUMMA BAARIK LANAA
FIIMAA ROZAQTANAA
Dengan menyebut asma' Alloh, Ya Alloh berkahilah pada makanan yang telah Engkau rizkikan pada kami
(HR. Achmad no.1244)
DOA SEBELUM MAKAN & MINUM 03
Dengan menyebut asma' Alloh, Ya Alloh berkahilah pada makanan yang telah Engkau rizkikan pada kami
(HR. Achmad no.1244)
DOA SEBELUM MAKAN & MINUM 03
اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْهِ,
ALLOHUMMA BAARIK LANAA FIIHI,
Ya Alloh berkahilah pada makanan kami
Ya Alloh berkahilah pada makanan kami
وَأَطْعِمْنَا خَيِرًا مِنْهُ.
WA ATH’IMNAA
KHOIRON MINHU.
dan berilah
kami makanan yang lebih baik darinya.
رواه الترمذي3377 وأبو داود 3242 وأحمد 1876 و 2438
(HR.At-Turumudzy
no.3377, Abu Dawud no.3242 dan Ahmad no.1876 dan 2438)
DOA MINUM SUSU
DOA MINUM SUSU
اللَّهُمّ بَارِكْ لَنَا فِيْهِ, وَزِدْنَا مِنْهُ
ALLOHUMMA
BAARIKLANAA FIIHI WAZIDNAA MINHU
Ya Alloh
berkahilah minuman kami dan tambahkanlah kepada kami
رواه الترمذي3377 وأبو داود 3242 وأحمد 1876 و 2438
(HR.At-Turumudzy
no.3377, Abu Dawud no.3242 dan Ahmad no.1876 dan 2438)
Do'a Minum Air Zam-Zam
Do'a Minum Air Zam-Zam
اَللَّهُمَّ إِنِّى أَسْئَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا, وَرِزْقًا وَاسِعًا,
وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ.
ALLOHUMMA
INNII AS'ALUKA ILMAN NAAFI'AN,
WARIZQON WAASI'AN,
WASYIFA'AN MINKULLI DAA-IN.
Ya Alloh Aku memohon padamu ilmu yang manfaat, rizqi yang luas, obat dari segala penyakit.
WARIZQON WAASI'AN,
WASYIFA'AN MINKULLI DAA-IN.
Ya Alloh Aku memohon padamu ilmu yang manfaat, rizqi yang luas, obat dari segala penyakit.
(رواه الحاكم)
(HR. Al-_Haakim)
Lihat kitab Al-Adzkaar An-Nawawy halaman
LUPA BACA DOA MAKAN & MINUM
Lihat kitab Al-Adzkaar An-Nawawy halaman
LUPA BACA DOA MAKAN & MINUM
بسم الله أوَّلَهُ وَآخِرَهُ
BISMILLAAHI AWWALAHU WA AAKHIROHU
Dengan menyebut asma' Alloh pada permulaan dan akhiran
(HR. Abu Dawud dan At-Turmudzy)
& kitab Al-Adzkaar An-Nawawy halaman 205
DOA SESUDAH MAKAN & MINUM 01
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أطْعَمَنَا وَسَقَانَا
AL_HAMDU
LILLAHIL LADZII ATH'AMANAA WASAQOONAA
Segala puji bagi Alloh Yang telah memberi makan dan minum kepada kami
Segala puji bagi Alloh Yang telah memberi makan dan minum kepada kami
وَجَعَلَنَا مُسْلِمِينَ
WAJA’ALANAA
MUSLIMIIN
dan Yang menjadikan kami sebagai orang-orang islam
.
dan Yang menjadikan kami sebagai orang-orang islam
.
رواه أبو داود3352 وابن ماجه3274 والترمذي
(HR. Abu Dawud no.3352, Ibnu Majah
no.3274 dan At-Turmudzi)
& Kitab Al-Adzkaar An-Nawawy halaman 212
DOA SESUDAH MAKAN & MINUM 02
& Kitab Al-Adzkaar An-Nawawy halaman 212
DOA SESUDAH MAKAN & MINUM 02
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى أَطْعَمَ وَسَقَى
ALHAMDU LILLAHIL
LADZII ATH'AMA WASAQOO
Segala puji bagi Alloh Dzat yang telah memberi makan, minum
Segala puji bagi Alloh Dzat yang telah memberi makan, minum
وَسَوَّغَهُ, وَجَعَلَ لَهُ مَخْرَجًا
WASAWWAGHOHUU
WAJA'ALA LAHUU MAKH-ROJAA
. dan kesegaran, serta menjadikan baginya kemudahan
. dan kesegaran, serta menjadikan baginya kemudahan
رواه أبو داود3353 و النسائي
(HR. Abu
Dawud no.3353 dan An-Nasa'i)
& Kitab Al-Adzkaar An-Nawawy halaman 212
& Kitab Al-Adzkaar An-Nawawy halaman 212
Doa Peraktek Wudhu
MENGHAPAL DOA-DOA KETIKA WUDHU
Fiman Alloh
SWT
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فَاغْسِلُواْ
وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُواْ بِرُؤُوسِكُمْ
وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ وَإِن كُنتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُواْ وَإِن
كُنتُم مَّرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِّنكُم مِّنَ الْغَائِطِ
أَوْ لامَسْتُمُ النِّسَاء فَلَمْ تَجِدُواْ مَاء فَتَيَمَّمُواْ صَعِيدًا
طَيِّبًا فَامْسَحُواْ بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُم مِّنْهُ مَا يُرِيدُ اللَّهُ
لِيَجْعَلَ عَلَيْكُم مِّنْ حَرَجٍ وَلَكِن يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ
نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ. المائدة:6
"Hai
orang-orang yang percaya, jika kamu sekalian mendirikan sholat, cucilah wajah
kalian dan kedua tangan dengan fasilitas dan basuhlah kepala dan kaki kalian
sampai pergelangan kaki, dan jika kalian sedang junub maka tunggulah sampai
bersih, dan jika kalian lagi sakit atau dalam perjalanan, atau salah satu dari
kalian dari dari buang berak (tinja) atau kontak dengan wanita dan kalian tidak
menemukan air (untuk wudhu), maka bertayamumlah yaitu hubungan seksual
Vamshawwa Bjrhecm dan ulaslah/usaplah wajah kalian dan tangan kalian dari itu,
Alloh tidak mengharapkan supaya menjadikan kepada kalian dari jalan keluar,
tetapi ingin membersihkan kepada kalian dan menyempurnakan nikmatNya kepada
kalian supaya kalian bersyukur.". Surat Al-Maidah; 6.
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :لا يقبل الله صلاة بغير طهورة ولا صدقة من
غلول رواه مسلم وأبوداود والترمذى والنسائى من رواية أبى بكر وابن عمر
وغيرهما
Sabda
Rosulullaoh SAW: Alloh tidak akan menerima sholat kecuali bersih dan shodaqoh
dari membicarakan (ganas).
HR. Muslim,
Abu Daud, Tirmidy, Nasaai' dari riwayat Abi Bakar dan Ibnu Umar dan selain
keduanya.
Firman Alloh
SWT:
إن الله يحب التوابين ويحب المتطهرين
"Sesungguhnya
Alloh SWT mencintai kepada (hambanya) yang bertaubat dan bersuci".
Kayyid
Fuqoha (ahli fiqih)
من باب ما يتم الوجوب إلا به فهو واجب
Dari
sebahagian untuk menyempurnakan kewajiban, maka hukumnya wajib
DOA-DOA
KETIKA WUDHU
1. Ketika
diperjalanan untu ke air
اللهم اغفر لى ذنبى ووسع لى فى دارى وبارك لى فى رزقى
Allohummagfirlii
dzambii wawasi'lii fii Fii daarii wabariklii Fii rizqii
“Ya
Allah,ampunilah dosaku,lapangkanlah rumahku dan berkahilah riqziku”
2. Do’a
Ketika mau menggunakan air wudhu’
اللهم اجعل الماء طهورا
Allhamdulillahi
ladzii ja’alal maa’a thohuuraa.
Artinya: “
Segala puji bagi Allah Dzat yang telah menjadikan air suci”
3. Do’a
Ketika Mencuci Kedua Tangan
اللهم إنى أسألك اليمنى والبركة وأعوذ بك من السؤم والهلكة
Allaahumma
innii as-alukal yumnaa wal barokaata wa-andzubika minas syu’mi wal halakah.
Artinya:
”Wahai Tuhanku,Sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan ibadah dan
keberkahan,dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan dan kebinasaan".
4. Do’a
Ketika Berkumur
اللهم اشقنى من حوض نبيك محمد صلى الله عليه وسلم كعسا أجمع بعده أبدا
Allaahumma
asqinii min haudi Nabiyyika Muhammadin shallallaahu ’alaihi wasallama ka’san
azhma’u ba’dahu abadan.
Artinya:
”Wahai Tuhanku,beri minumlah aku dari air telaga Nabi-Mu Nuhammad Saw.Satu
gelas yang tidak akan haus buat selama-lamanya.”
5. Do’a
Ketika Menghirup Air
اللهم أرحنى رائحة الجنة ,وأنت عنى راض
Allaahumma
arrihni raa-ihatal jannati wa anta anni radin
Artinya: ”
YaTuhanku, berilah hirupan hidungku dengan wewangian syurgaو dan Engkau bagiku
adalah yang meridhoi”
6. Do’a Niat Wudhu
نويت الوضوء
لرفع الحدث الأصغر فرضا لله تعالى
Nawaitul wudhuu-a liraf’il hadatsil
asghari fardhan lillaahi ta’la
Artinya: ”Saya berniat wudhu’untuk
membersihkan dari hadas kecil sebagai kewajiban karena perintahan Allah Yang
Maha Tinggi”
7. Do'a
Membasuh Muka
اللهم بيض وجهى بنورك كما تبيض وجوه أوليائك ولا تسود وجهى بظلماتك يوم تسود
وجوه أعدائك
"Allohumma
bayyid wajhii binuurika yauma tabyadhu wujuhu auliyaaika, walaa taswaddu wajhii
baduluumatika yaumu taswaswaddu wujuuhu a'daaika
Artinya: Ya
Alloh, putihkanlah wajahku dengan cahaya-Mu, seperti engkau akan memberi
keputihan kepada para kekasih-Mu (Wali-wali-Mu), dan janganlah kau hitamkan
wajahku dengan kegelapan-Mu pada hari dimana Kau hitamkan wajah-wajah
musuh-Mu".
8. Do’a
Ketika Membasuh Tangan Kanan
اللهم أعطنى كتابى بيمينى وحاسبنى حسابا يسيرا
Allaahumma
a’yinii kitaabii biyaminii waahaasibnii hisaabaan yasiiraa.
Artinya:” Ya
Tuhanku,berilah aku kitab (catatan amalku) dari arah tangan kananku dan
hisabilah aku dengan mudah (yaitu tidak berbelit-belit).”
9. Do’a
Ketika Membasuh Tangan Kiri.
اللهم إنى أعوذبك أن تعطي كتابى بشمالى ولا من وراء ظهرى
Allohumma
innii auudzubika antu'tiya kitaabii bisyimaalii walaa min warooi dhohrii
Atau ada
yang ini:
اللهم لا تعطي كتابى بشمالى ولا من وراء ظهرى
Allaahumma
laatu’thinil kitaabiii bi syimaalii wa laa min waraa-i dhahri
Artinya: ”
Ya Tuhanku ِ aku memohon perlindungan pada-Mu,janganlah Engkau berikan kitab
(catatan amal) ku dari arah kiriku dan jaganlah pula dari arah belakangku.”
10. Do’a
Ketika Membasuh Telinga
اللهم اسمعنى القول واتبعنى الحسنة واسمعنى منادي الجنة فى الجنة مع الأبرار
Allaahumma
isma’niyalqoula wattabi'niyalhasanat wasma’nii munaadiyal jannati fil jannati
ma’al abraari.
Artinya: ”Ya
Allah ya Tuhanku, dengarkanlah kepadaku ucaban dan ikutkanlah aku kepada
(ucapan) yang baik, dan dengarkanlah kepadaku suara pemangil syurga bersama
orang-orang yang berbakti.”
11. Do,a
Menghusap Kepala.
اللهم حرم شعرى ويشرى على النار وادخلنى تحت عرشك يوم لا ذل إلا ذلك
Allaahumma
harrim sya’rii ’wa basyarii alan naari wazhillanii tahta ’arsika yauma
laazhilla illaa zhilluka.
Artinya: ”
Yaa Allah ya Tuhanku,haramkanlah rambutku dan kulitku dari sengatan api
neraka,dan naungilah aku di bawah arsy-Mu pada hari tiada naungan kecuali hanya
naungan-Mu.”
12. Do’a
Membasuh Kaki Kanan.
اللهم ثبت قدمى على صراطك المستقيم مع أقدم عبادك الصالحين
Allaahumma
tsabbit qadamii ’alaash shiraatikal mustaqiimi ma’a aqdaami ibaadikashaalihiin.
Artinya:
”Yaa Allah, yaa Tuhanku,tetapkanlah tumuitku diatas titian yang lurus bersama
tumit hamba-hamba-Mu yang shaleh.”
13. Do’a
Membasuh Kaki Kiri.
اللهم إنى أعوذ بك أن تجل قدمى على صراط فى النار يوم تجل الأقدام الكافرين
Allaahumma
inni aa’udzubika antazilla qadamii ’alaa shiraati fiin naari yauma tazillal
aqdamul kaafiriina.
Artinya:
”Yaa Allah yaa Tuhanku,sesungguhnya aku-berlindung kepada-Mu dari
keterpelesetan tumuitku dari atas jalan neraka,pada hari dikala terpeleset
tumit orang-orang kafir.”
14. Do’a
Setelah Selesai Wudhu.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمدا عبده ورسوله اللهم
اجعلنى من التوابين واجعلنى من المتطهرين واجعلنى من عبادك الصالحين والحمد لله رب
العالمين. أمين
Asysy hadu
an laa illaaha illallaah wah dahulaa syarikalah waasyhadu anna muhammadan
’abduhuu wa rarasuuluhu, allaahummaj ’alnii minat tawaabiina waj’alnii minal
mutathahhitiina waj:alnii min ’ibaadikash shaalihiin.
Artinya:
”Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Satu-satu-Nya, tiada sekutu
bagi-Nya Dan Saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya. Yaa
Allah,jadikanlah saya termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku
termasuk orang-orang yang suci dan jadikanlah saya termasuk orang-orang yang
shali. dan segala puji bagi-Mu, Ya Alloh. Semoga kau kabulkan permohonanku.”.
Akan terasa
mudah bila dilakukan!.
1. Dasarkan
dengan niat ikhlas.
2. Melakukan
aturan fiqih dengan tertib.
3. Memahami
keseluruhan dengan khusu.
4. Terus
menerus melakukan dikala wudhu (Istiqomah) sekalipun sibuk.
5.
Menyebarkannya khusus kepada anak-anak kita (keluarga).
Doa Masuk dan Keluar Kamar Mandi
DOA MASUK KAMAR MANDI
اَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُ بِكَ مِنَ اْلخُبُثِ وَاْلخَبَائِثِ
ALLOHUMMA
INNIII A’UDZUBIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHOBAAA-ITS.
Ya Alloh aku
mohon perlindunganMu dari godaan Syetan
رواه البخاري135 و مسلم563
(الأذكار ص27)
(HR.
ِAl-Bukhori no.135 dan Muslim no.563)
kitab Al-Adzkaar An-Nawawy halaman 38
DOA KELUAR KAMAR MANDI 01
kitab Al-Adzkaar An-Nawawy halaman 38
DOA KELUAR KAMAR MANDI 01
غُفْرَانَكَ
GHUFROONAKA
saya mohon
ampunanMu
رواه الترمذي 7
وأبو داود 28
ابن ماجه 297
وأحمد 24063
والدارمي 677
(HR.
At-Turmudzi no.7 Abu Dawud no.28 & ibnu Majah no.297 Ahmad no.24063 &
Ad-Daarimy no.677 )
DOA KELUAR KAMAR MANDI 02
DOA KELUAR KAMAR MANDI 02
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَذْهَبَ عَنِّي اْلأَذَى وَعَافَنِيْ
AL_HAMDULILLAHIL
LADZII ADZHABA ‘ANNIL ADZAA WA ‘AAFANII
Segala puji
bagi Alloh yang telah menge-luarkan kotoran dariku dan selalu mengampuniku.
رواه البخاري297
( (HR.
Al-Bukhori no.297
( رواه النسائي في كتاب عمل اليوم ص42 )
(HR. An
Nasa’i pada kitab 'Amal Al-Yaum halaman 42 )
MASYARAKAT MANUSIA DI PLANET LUAR BUMI
MASYARAKAT MANUSIA DI PLANET LUAR BUMI
Karanganyar 2005
MASYARAKAT MANUSIA DI PLANET LUAR BUMI
Allah menciptakan manusia sudah dilengkapi dengan Petunjuk-Nya, sehingga manusia tidak perlu repot-repot mencari atau menyusun Hukum dalam menjalani hidupnya, bahkan tinggal meneliti dan mempelajari Petunjuk Allah untuk dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan Hukum Allah itu menerangkan hal-hal yang berlaku sampai nanti kehidupan di Akhirat.
Dalam era globalisasi dan informasi sudah saatnya bagi umat Islam untuk berpikir kritis dan dinamis demi kemajuan Islam. Hal yang perlu dipahami bahwa sesungguhnya Al Qur’an bukan hanya menerangkan ibadah saja, tetapi lebih jauh dia juga menerangkan hal-hal yang berkaitan dengan ilmu tingkat tinggi yang justru lebih lengkap dan sempurna.
Akan tetapi selama ini yang dipelajari para ilmuwan Muslim baru sebatas hal yang berkaitan dengan ibadah, dikiranya Al Qur’an tidak mampu menerangkan hal-hal berkaitan dengan segala yang ada di semesta. Padahal kalau Al Qur’an dipahami dengan sungguh-sungguh maka akan muncul Sarjana-sarjana Al Qur’an dari berbagai disiplin ilmu yang berkualitas tinggi dan handal. Dengan begitu Ilmu Pengetahuan akan maju pesat sejalan dengan tingkat kemampuan dalam pemahaman Al Qur’an oleh para pemeluk Islam atau para Ilmuwan itu sendiri.
Nabi Muhammad [Lahir Hingga Remaja]
Nabi Muhammad [Lahir Hingga Remaja]
Senin pagi, 22 April 571, seorang bayi laki-laki lahir di Mekkah. Kelahirannya ditandai dengan jatuhnya balkon istana Kisra, padamnya api-api sembahan suku Majusi, runtuhnya gereja-gereja di sekitar Bahira, dan adanya cahaya terang yang menyinari istana-istana di Syam.Aminah mengatakan, “Setelah bayiku lahir, aku melihat ada cahaya yang keluar dari kemaluanku dan menyinari istana-istana di Syam.”
Kisah Kehidupan Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم dan Para Sahabat رضي الله عنهم
Kisah Kehidupan Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم dan Para Sahabat رضي الله عنهم
Fizikal Nabi
Telah dikeluarkan oleh Ya'kub bin Sufyan Al-Faswi dari Al-Hasan bin Ali ra. katanya: Pernah aku menanyai pamanku (dari sebelah ibu) Hind bin Abu Halah, dan aku tahu baginda memang sangat pandai mensifatkan perilaku Rasulullah SAW, padahal aku ingin sekali untuk disifatkan kepadaku sesuatu dari sifat beliau yang dapat aku mencontohinya, maka dia berkata:
Adalah Rasulullah SAW itu seorang yang agung yang senantiasa diagungkan, wajahnya berseri-seri layak bulan di malam purnamanya, tingginya cukup tidak terialu ketara, juga tidak terlalu pendek, dadanya bidang, rambutnya selalu rapi antara lurus dan bergelombang, dan memanjang hingga ke tepi telinganya, lebat, warnanya hitam, dahinya luas, alisnya lentik halus terpisah di antara keduanya, yang bila baginda marah kelihatannya seperti bercantum, hidungnya mancung, kelihatan memancar cahaya ke atasnya, janggutnya lebat, kedua belah matanya hitam, kedua pipinya lembut dan halus, mulutnya tebal, giginya putih bersih dan jarang-jarang, di dadanya tumbuh bulu-bulu yang halus, tengkuknya memanjang, berbentuk sederhana, berbadan besar lagi tegap, rata antara perutnya dan dadanya, luas dadanya, lebar antara kedua bahunya, tulang belakangnya besar, kulitnya bersih, antara dadanya dan pusatnya dipenuhi oleh bulu-bulu yang halus, pada kedua teteknya dan perutnya bersih dari bulu, sedang pada kedua lengannya dan bahunya dan di atas dadanya berbulu pula, lengannya panjang, telapak tangannya lebar, halus tulangnya, jari telapak kedua tangan dan kakinya tebal berisi daging, panjang ujung jarinya, rongga telapak kakinya tidak menyentuh tanah apabila baginda berjalan, dan telapak kakinya lembut serta licin tidak ada lipatan, tinggi seolah-olah air sedang memancar daripadanya, bila diangkat kakinya diangkatnya dengan lembut (tidak seperti jalannya orang menyombongkan diri), melangkah satu-satu dan perlahan-lahan, langkahnya panjang-panjang seperti orang yang melangkah atas jurang, bila menoleh dengan semua badannya, pandangannya sering ke bumi, kelihatan baginda lebih banyak melihat ke arah bumi daripada melihat ke atas langit, jarang baginda memerhatikan sesuatu dengan terlalu lama, selalu berjalan beriringan dengan sahabat-sahabatnya, selalu memulakan salam kepada siapa yang ditemuinya.
Langganan:
Postingan (Atom)




